Ringkasan Inovasi

BUMDes Unggul Bahtera di Desa Babakan menjalani transformasi tata kelola sejak pertengahan 2023 setelah bertahun-tahun stagnan pasca berdiri pada 2016. Pemerintah desa mengintegrasikan pengelolaan air bersih Pamsimas, mini market, dan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor ke dalam satu badan usaha yang dikelola secara profesional [4]. Langkah ini didukung penyertaan modal awal Rp270 juta dari Pemerintah Desa Babakan serta kepengurusan baru yang dibentuk pada Mei 2023 [1].

 

Latar Belakang

Desa Babakan berada di kawasan lereng Gunung Slamet yang dialiri Sungai Logawa, dengan cadangan air yang melimpah sepanjang tahun. Sebagian besar warga menggantungkan hidup pada pertanian dan perikanan kolam rumahan, sementara potensi air bersih dan lokasi strategis desa belum dikelola secara kelembagaan.

BUMDes Unggul Bahtera sendiri telah berdiri sejak 2016 dan mulai mengelola program Pamsimas III pada 2017 dengan melayani sekitar 421 pelanggan air bersih di beberapa RW [4]. Pada 2021, di bawah kepemimpinan Kepala Desa Sonhaji dan Ketua BUMDes saat itu Aan Firmansyah, badan usaha ini masih terbatas pada pengelolaan air bersih dan sempat menjajaki kerja sama dengan penyedia layanan internet [6].

Ketidakefektifan pengelolaan pada periode tersebut membuat sejumlah peluang usaha desa belum tergarap maksimal, sebagaimana juga tercatat dalam kajian akademik yang menyoroti lemahnya fungsi evaluasi dan pelaporan BUMDes pada masa itu [2]. Momentum perubahan muncul pada pertengahan 2023 ketika Pemerintah Desa Babakan memutuskan merombak kepengurusan BUMDes secara menyeluruh untuk menyelamatkan potensi ekonomi yang belum termanfaatkan [3].

 

Inovasi yang Diterapkan

Inovasi utama berupa model bisnis desa terpadu yang menggabungkan tiga unit usaha dalam satu badan hukum BUMDes. Unit pertama mengintegrasikan pengelolaan Pamsimas dengan penjualan air galon isi ulang agar pasokan air bersih warga lebih stabil sepanjang tahun [4].

Unit kedua adalah mini market desa yang menyediakan kebutuhan pokok warga dengan harga bersaing. Unit ketiga adalah layanan Samsat Budiman, yaitu agen pembayaran pajak kendaraan bermotor berbasis BUMDes yang bekerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah [5].

Ketiga unit ini dikelola dalam satu sistem pencatatan keuangan yang sama agar akuntabilitas transaksi lebih mudah diawasi oleh pengurus dan pemerintah desa.

 

Proses Penerapan Inovasi

Proses revitalisasi dimulai dengan pembentukan kepengurusan baru pada Mei 2023 di bawah Ketua BUMDes Rama Prasetya, menggantikan kepengurusan periode sebelumnya. Tim baru melakukan pemetaan aset desa dan menyusun rencana bisnis untuk tiga unit usaha yang akan dijalankan.

Pada 15 Agustus 2023, BUMDes Unggul Bahtera resmi diaktivasi sebagai salah satu penyedia layanan Samsat Budiman Gelombang 3 di Kabupaten Banyumas, bersama BUMDes Maju Makmur Desa Randegan dan BUMDes Berkah Sari Kamandaka Desa Tamansari [5]. Sebelum aktivasi tersebut, pengurus mengikuti tahapan uji coba sinkronisasi sistem pembayaran dengan basis data pusat Bapenda, sebagaimana lazim dilalui setiap BUMDes calon mitra Samsat Budiman di Jawa Tengah.

Penguatan legalitas badan hukum turut menjadi prioritas agar BUMDes memiliki posisi tawar yang kuat dalam bermitra dengan instansi pemerintah maupun swasta.

 

Tantangan, Kendala, dan Mitigasi

Tantangan pertama muncul dari sebagian warga yang skeptis terhadap kemampuan pengurus baru, mengingat kepengurusan sebelumnya sempat mengalami stagnasi bertahun-tahun. Pengurus BUMDes mengatasi hal ini melalui sosialisasi rutin dan keterbukaan laporan keuangan kepada warga secara berkala.

Tantangan kedua adalah keterbatasan kapasitas sumber daya manusia dalam menyusun laporan keuangan sesuai standar akuntansi badan usaha, mengingat pengurus baru sebagian besar belum berpengalaman mengelola tiga unit usaha sekaligus. Kendala ini dimitigasi melalui pelatihan manajemen keuangan bagi staf operasional pada tahap awal pembentukan tim.

Tantangan ketiga adalah proses sinkronisasi sistem pembayaran pajak dengan basis data pusat Bapenda yang memerlukan beberapa kali uji coba sebelum layanan dapat diaktivasi secara resmi pada Agustus 2023. Kendala teknis ini menjadi pembelajaran penting bahwa integrasi sistem digital lintas instansi membutuhkan waktu penyesuaian yang tidak bisa dipercepat sepihak oleh BUMDes.

 

Faktor Penentu Keberhasilan

Keputusan Kepala Desa Sonhaji untuk merombak total kepengurusan BUMDes pada 2023 menjadi kunci utama yang memecah kebuntuan pengelolaan bertahun-tahun. Komitmen penyertaan modal Rp270 juta menunjukkan keseriusan pemerintah desa mendukung kemandirian ekonomi BUMDes.

Kepemimpinan Ketua BUMDes Rama Prasetya yang menerapkan pendekatan pengelolaan lapangan secara langsung turut mempercepat proses konsolidasi tiga unit usaha baru. Dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui program Samsat Budiman juga membuka akses kemitraan yang sebelumnya tidak dimiliki BUMDes desa [5].

 

Hasil dan Dampak Inovasi

Revitalisasi ini meningkatkan jumlah unit usaha aktif BUMDes Unggul Bahtera dari semula hanya mengelola air bersih menjadi tiga unit usaha yang berjalan bersamaan. Warga kini dapat membayar pajak kendaraan bermotor langsung di balai desa tanpa perlu menempuh perjalanan ke kantor Samsat di pusat kabupaten [5].

Layanan air bersih Pamsimas yang sebelumnya melayani sekitar 421 pelanggan kini mendapat dukungan tambahan dari unit air galon isi ulang untuk menjangkau kebutuhan warga yang lebih luas [4]. Keberadaan mini market desa turut membuka lapangan kerja baru bagi tenaga lokal yang bertugas mengelola operasional harian.

Transparansi laporan keuangan yang dilakukan secara berkala juga berkontribusi pada meningkatnya kepercayaan warga terhadap kelembagaan BUMDes dibandingkan periode sebelum revitalisasi, sejalan dengan temuan penelitian lokal mengenai dampak positif BUMDes terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Babakan [7].

 

Sumber Pendanaan dan Model Bisnis

Modal utama revitalisasi berasal dari penyertaan modal Pemerintah Desa Babakan senilai Rp270 juta yang dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa. Dana ini digunakan untuk memperbaiki infrastruktur Pamsimas, melengkapi rak dan etalase mini market, serta menyiapkan perangkat komputer dan jaringan untuk layanan Samsat Budiman [1].

Model bisnis BUMDes mengandalkan tiga sumber pendapatan yang saling melengkapi: iuran pelanggan air bersih Pamsimas, margin penjualan mini market, dan komisi transaksi dari setiap pembayaran pajak kendaraan yang diproses melalui layanan Samsat Budiman. Skema ini dirancang agar BUMDes tidak bergantung pada satu unit usaha saja sehingga risiko keuangan lebih tersebar.

Sebagian keuntungan yang terkumpul direncanakan untuk direinvestasikan ke pemeliharaan aset dan pengembangan unit usaha baru, alih-alih dibagi habis sebagai deviden ke kas desa.

 

Pelajaran yang Dipetik

Pengalaman BUMDes Unggul Bahtera menunjukkan bahwa penggantian kepengurusan saja tidak cukup tanpa disertai penyertaan modal yang memadai dan pendampingan teknis yang berkelanjutan. Integrasi beberapa unit usaha dalam satu badan hukum juga terbukti lebih efisien dibandingkan mengelola setiap unit secara terpisah.

Pelajaran penting lainnya adalah bahwa kemitraan dengan program pemerintah provinsi seperti Samsat Budiman membutuhkan kesiapan teknis internal BUMDes, termasuk tahapan uji coba sistem yang tidak selalu berjalan mulus pada percobaan pertama. Desa yang ingin mereplikasi model ini perlu menyiapkan anggaran pelatihan sumber daya manusia sejak awal, bukan hanya modal usaha semata.

 

Strategi Keberlanjutan Inovasi

Keberlanjutan dijaga melalui pemantauan berkala oleh pemerintah desa terhadap kinerja tiga unit usaha serta pelaporan rutin kepada warga dalam forum musyawarah desa. Pengurus BUMDes menerapkan kebijakan reinvestasi sebagian keuntungan untuk pemeliharaan aset dan pengembangan kapasitas teknologi informasi.

Pemerintah desa juga berkomitmen melanjutkan program peningkatan kompetensi pengurus melalui pelatihan manajemen bisnis, agar ketergantungan pada individu tertentu dalam kepengurusan dapat dikurangi secara bertahap.

 

Kontribusi Pencapaian SDGs

Revitalisasi BUMDes Unggul Bahtera memberikan kontribusi terhadap beberapa target pembangunan berkelanjutan di tingkat desa, terutama pada akses air bersih, penciptaan lapangan kerja, dan kemitraan lintas instansi. Berikut rincian kontribusinya terhadap poin-poin SDGs yang relevan.

No SDGs Penjelasan Indikator
SDGs 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak Unit Pamsimas dan air galon isi ulang memastikan ketersediaan akses air bersih bagi warga Babakan dengan memanfaatkan sumber air lereng Gunung Slamet. Jumlah pelanggan air bersih Pamsimas (sekitar 421 rumah tangga)
SDGs 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Revitalisasi BUMDes membuka lapangan kerja baru di unit mini market dan layanan pajak, sekaligus mendiversifikasi sumber Pendapatan Asli Desa. Jumlah unit usaha aktif BUMDes (3 unit) dan tenaga kerja lokal terserap
SDGs 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan Kemitraan BUMDes Unggul Bahtera dengan Bapenda Provinsi Jawa Tengah melalui Samsat Budiman memperluas jangkauan layanan publik ke tingkat desa. Status keikutsertaan aktif dalam Samsat Budiman Gelombang 3 sejak Agustus 2023

 

Replikasi dan Scale Up Inovasi

Model revitalisasi BUMDes Unggul Bahtera dapat direplikasi oleh desa lain di Kecamatan Karanglewas yang memiliki BUMDes dengan aset serupa namun belum dikelola optimal, khususnya dalam hal integrasi beberapa unit usaha ke satu badan hukum. Strategi kemitraan dengan Samsat Budiman juga terbuka bagi BUMDes lain yang belum mengikuti program tersebut, mengingat sudah ada tiga BUMDes lain di Banyumas yang lebih dulu bergabung pada gelombang yang sama [5].

Desa Babakan membuka peluang studi banding bagi pengurus BUMDes dari daerah lain untuk mempelajari teknik pemetaan aset dan pengelolaan penyertaan modal desa. Pengembangan ke depan diarahkan pada perluasan jaringan pelanggan air bersih serta penambahan varian produk di unit mini market.

 

Daftar Pustaka

[1] Redaksi, “Pemdes Babakan Merevitalisasi BUMDes Unggul Bahtera untuk Mengangkat Potensi Lokal,” Inovasi Desa. [Online]. Available: https://inovasi.web.id/pemdes-babakan-merevitalisasi-bumdes-unggul-bahtera-untuk-mengangkat-potensi-lokal/

[2] N. Febrian, Y. Fitria, N. Afidah, M. N. A. Z., and S. N. A. Z., “Manajemen Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Unggul Bahtera di Desa Babakan Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas,” Jurnal Bisnis Inovatif dan Digital, vol. 1, no. 2, pp. 45-58, Oct. 2025. [Online]. Available: https://www.researchgate.net/publication/398542829

[3] Tim Redaksi, “Revitalisasi BUMDes Babakan Dorong Kesejahteraan Warga,” Banyumas Ekspres. [Online]. Available: https://banyumasekspres.id/revitalisasi-bumdes-babakan-dorong-kesejahteraan-warga/

[4] Pemerintah Desa Babakan, “BUMDes Unggul Bahtera,” Desa Babakan Kecamatan Karanglewas. [Online]. Available: http://babakan-bms.desa.id/read/26453/bumdes

[5] Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah, “Aktivasi Samsat Budiman Kab. Banyumas Gelombang 3,” Bapenda Jateng. [Online]. Available: https://website.bapenda.jatengprov.go.id/p/885/aktivasi_samsat_budiman_kab._banyumas_gelombang_3

[6] “Dorong Kemajuan BUMDes, Pemdes Babakan Jajaki Kerja Sama Dengan Provider,” Lensa Banyumas – Pikiran Rakyat. [Online]. Available: https://lensabanyumas.pikiran-rakyat.com/banyumasan/pr-241988238/dorong-kemajuan-bumdes-pemdes-babakan-jajaki-kerja-sama-dengan-provider

[7] D. Nuraeni, “Efektivitas Program BUMDes dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (Studi Kasus BUMDes Unggul Bahtera, Desa Babakan, Kec. Karanglewas, Kab. Banyumas),” Repository UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri. [Online]. Available: https://repository.uinsaizu.ac.id/12260/2/

Data Inovasi

Nama Inovasi
Revitalisasi BUMDes Unggul Bahtera — Tata Kelola Bisnis Desa Berbasis Sumber Daya Alam Lokal
Alamat
Desa Babakan, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah
Inovator
Sonhaji (Kepala Desa Babakan) dan Rama Prasetya (Ketua BUMDes Unggul Bahtera)
Kontak
https://babakan-bms.desa.id, Telp +62-813-2777-9493
Lokasi